Semua orang bisa melakukannya, menjalaninya , menikmatinya, bahkan memorak-porandakannya.
Pernikahan bukan sebuah keinginan, namun sebuah keberanian untuk mengambil tanggung jawab dan kesiapan untuk berjuang. Bisa juga menjadi sebuah pilihan. Sebab, ada banyak cara jika hanya sekadar untuk menunjukan rasa simpati, kasih sayang dan… cinta. Dan pernikahan adalah cara paling ‘cerdas’ untuk itu!
Pernikahan menjadikan kita belajar banyak hal. Bahwa ternyata, mengenal adalah proses yang panjang yang tak pernah lekang dan tak berbatas waktu. Bahwa pasanagan kita adalah manusia biasa yang punya potensi hina dan mulia, seperti juga kita.
Pernikahan menjadikan seseorang mengevaluasi diri. Bukan untuk menjadi malaikat. Bukan juga hanya untuk sekadar meraih bahagia.
Pernikahan adalah keikhlasan… untuk member dan melakukan kebaikan. Mendahului memaafkan, mendahului bertindak mulia… Hingga tak ada yang merasa terzalimi, karena semua hak telah terpenuhi, keseimbangan telah terjiwai. Menyatu dalam ikatan yang diridhai ALLAH Arrahman, Sang Pemilik Cinta Sejati.
4 coment-coment:
NAPA MIN????
mo nikah ya??? jangan lupa undangan min...
oia min, kalo mau nulis yang kayak gitu mending pake nama sendiri aja....heheheheheheee....
oia, aq mau ngabarin...
aku mau menikah.
buat orang yang diatas nie....
klo coment pake nama sendiri juga dunk....ciye mau nikah nie?????di tunggu deh undangannya.,
@a_Rie(venge)
ora nopo2 mas...lagi nemu artikel bagus aja kemarin, knapa mank???gak bagus ya?
eh aq bukan wong jowo.... tapi seseorang 'memaksakanku' 'mencari' wong jowo...hehehehe...
bukan ga bagus.... tapi mikir aja jangan-jangan admin akan segera....
Posting Komentar