Tanpa terasa Ramadhan akan segera berakhir, tinggal satu hari lagi bulan yang mulia ini akan pergi meninggalkan kita semua…. Rasanya masih teringat satu bulan yang lalu saat aku mempersiapkan menyambut bulan Ramadhan ini di kost, ditengah kesibukan belajar untuk UAS semester 6… yah rasanya baru kemarin semua itu terjadi, namun kini waktu satu bulan itu cepat sekali berlalu….
Aku jadi teringat sebuah khutbah Tarawih di masjid di kampungku, tepatnya kemarin malam… sang khotib menyampaikan sebuah tema yang cukup sederhana namun justru itulah salah satu esensi dari ramadhan ini… mungkin teman2 yang membacanya pernah mendengar cerita ini…
“dua ekor hewan yang sering dijadikan contoh dalam kita menjalankan ibadah puasa adalah ular dan ulat… yah keduanya emank sama2 puasa trus apa yang membedakan puasanya ular dan puasanya ulat??? Ulat adalah hewan yang menjijikkan, namun setelah dia berpuasa menjadi seekor kepompong dan kemudian lahir menjadi hewan yang baru bernama kupu-kupu, sungguh indah sekali…. Bukan hanya dari layout saja namun dari “tingkah laku” sang kupu-kupu pun akan lebih baik jika dibandingkan dengan ulat… sekarang kita liat apa yang terjadi dengan ular setelah dia berpuasa???? Dalam bahasa Jawa puasa seekor ular disebut “mrungsungi”, setelah dia selesai puasa… dia akan lahir menjadi ular dengan penampilan yang baru karena kulitnya berganti… dia akan menjadi ular yang lebih besar, lebih ganas dan porsi makannya pun akan lebih banyak juga…”
Lalu bagaimanakah dengan kita??? Apakah setelah ramadhan ini kita akan menjadi seekor kupu-kupu atau menjadi seekor ular ataukah tidak menjadi dua-duanya???
Yah hidup adalah pilihan… kita mempunyai hak untuk menentukan hidup kita ini mau dibawa kearah mana… pastinya kita semua berharap bisa menjadi seperti seekor ulat yang kemudian setelah berpuasa menjadi hewan yang lebih baik yaitu kupu-kupu….
Apa yang aku tulis ini adalah sebuah perenungan untuk diri saya sendiri pada khususnya dan juga untuk semua orang yang telah bersedia meluangkan waktu membaca tulisan ini…. Semoga kita semua termasuk golongan orang-orang yang selalu mendapatkan Rahmat dan Ampunan dari Nya….
Ya Allah semoga Engkau masih memberikan kesempatan kepada kami untuk bertemu lagi dengan bulan yang mulia ini tahun depan…
MET IDUL FITRI YAH… MINAL AIDIN WAL FAIZIN MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN
Manusia adalah tempatnya salah, begitu juga dengan aku… mohon maaf atas segala salah dan khilaf yang pernah aku lakukan…